Jawa Tengah

Air Terjun Curug Sewu       

Air terjun Curug Sewu mempunyai keunikan tersendiri yang tidak dimiliki tempat-tempat wisata sejenis di daerah lain. Keunikannya adalah Curug Sewu memiliki tiga tingkatan atau lapisan air terjun. Tiga tingkatan air terjun tersebut masing-masing memiliki ukuran ketinggian 45 meter, 15 meter, dan 20 meter. Dengan demikian, total ketinggian air terjun Curug Sewu adalah 80 meter. Pesona keindahan air terjun tertinggi di Jawa Tengah ini emakin terlihat pada waktu-waktu tertentu anda dapat melihat pelangi dengan puspa warna yang beraneka ragam di antara deburan air terjun Curug Sewu. Harmonisasi warna pelangi yang berpadu dengan kegagahan terjunan air yang bertingkat-tingkat itulah yang menjadi daya tarik utama obyek wisata ini.

Air Terjun Grojogan Sewu   

Obyek wisata ini merupakan perpaduan antara hutan wisata dan air terjun. Ketika pertama  kali masuk ke lokasi obyek wisata Air Terjun Grojogan Sewu ini, pengunjung akan  disambut oleh kera-kera yang memang sengaja dilepas. Untuk  sampai ke dasar lokasi obyek wisata air terjun, pengunjung perlu berjalan kaki  melalui ratusan anak tangga yang ada dan tersusun rapi. Di beberapa sudut  belokan tangga, tersedia gazebo (tempat peristirahatan) bagi wisatawan yang merasa letih setelah menuruni anak tangga. Di samping  obyek air terjun, wisatawan juga bisa menikmati berbagai fasilitas yang  tersedia. Wisatawan bisa berenang di dua buah kolam renang yang letaknya tidak  jauh dari air terjun.

Pantai Kartini      

Pantai Kartini yang memiliki pasir putih, air jernih, dan terumbu karang yang cantik dan harus menjadi tempat yang wajib Anda kunjungi jika datang ke Jepara. Jika berkunjung ke tempat ini, Anda bisa menikmati udara segar khas pantai, pasir putih, dan air laut yang begitu jernih. Untuk Anda penikmat pemandangan bawah laut, jangan lewatkan untuk menyelam dan snorkeling. Pantai Kartini memiliki terumbu karang yang cantik, benar-benar menyuguhkan pemandangan bawah laut yang indah. Berbagai sarana pendukung seperti dermaga, sebagian aquarium Kura-kura, motel, permainan anak-anak (komedi putar, mandi bola, perahu arus), dan lain-lain telah tersedia untuk para wisatawan. Suasana di sekitar pantai yang cukup sejuk memang memberikan kesan tersendiri buat wisatawan, sehingga tempat ini sangat cocok untuk rekreasi keluarga atau acara santai lainnya.

Pantai Teluk Penyu   

Pantai Teluk Penyu memiliki pemandangan alam yang indah, udara yang sejuk, dan hamparan pasir yang luas. Di tempat ini wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas seperti sepak bola, lari-lari, jalan santai, maupun duduk-duduk di atas parit sambil melihat deburan ombak yang saling berkejaran. Bagi wisatawan yang gemar memancing, terdapat persewaan perahu motor yang dapat mengantarkan wisatawan ke tengah laut. Jika beruntung, saat mengunjungi Pantai Teluk Penyu Anda bisa menyaksikan tradisi sedekah laut yang rutin dilakukan oleh nelayan sekitar pantai. Sedekah Laut dimulai dengan menghanyutkan kepala kerbau dan sesaji ke tengah laut. Setelah dihanyutkan, Anda akan melihat para nelayan membasuh muka dengan air laut. Menyaksikan ritual secara langsung akan sangat menyenangkan.

Kepulauan Karimun Jawa       

Kepulauan Karimunjawa menjadi surga dari para penyelam (diver). Anda dapat melakukan berbagai kegiatan di dalam jernihnya air. Berenang, menyelam (diving), atau snorkeling akan terasa menyenangkan. Keindahan terumbu karang serta ikan berwarna-warni di dalam laut akan menjadi daya tarik untuk bermain-main di dalam air. Air laut di Karimunjawa sangat jernih dan bening, sehingga Anda bisa melihat dasar laut dengan jelas. Bagi Anda yang hobi memancing, Anda juga bisa melakukannya di beberapa pulau di Karimunjawa. Karimun Jawa dihuni penduduk dari berbagai suku, ada tiga suku mayoritas yang mendiami kawasan ini yakni Jawa, Bugis, dan Madura. Menyaksikan keragaman penduduk Karimun Jawa dengan budayanya masing-masing sebuah pilihan yang cukup menarik. Berbagai atraksi seni dan budaya seperti reog (kuda lumping), gamelan Jawa, rebana, dan pencak silat, masih rutin ditampilkan. Selain itu, kegiatan masyarakat setempat, seperti pelepasan penyu, upacara pelepasan perahu, dan khoul sunan Nyamplungan (peringatan satu Suro) juga menjadi agenda yang rutin digelar.

Dataran Tinggi Dieng      

Bagi anda yang sangat menyukai wista di daerah pegunungan, tidak ada salahnya untuk mengunjungi dataran tinggi ini. Dataran yang terkenal dengan sebutan Dieng Plateu ini terletak pada ketinggian 21.00 m dan merupakan  kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Kawasan Dieng Plateu memiliki beberapa objek wisata yang dapat dikunjungi yang mana tempatnya saling berdekatan. selain Objek wisata seperti telaga dan kawah, anda juga dapat mengunjungi objek wisata sejarah berupa candi. Objek wisata telaga yang terdapat di kawasan ini adalah Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Telaga warna ini dapat memantulkan berbagai warna. Kandungan belerang yang ada di dalamnya memantulkan warna kehijauan, sedangkan ganggang merah yang ada di dasar telaga memantulkan cahaya kemerahan dan jernihnya air telaga yang berwarna biru muncul dari pantulan gradasi sinar matahari. Sedangkan telaga pengilon airnya sangat jernih sehingga bisa memantulkan bayangan benda yang ada di sekitarnya.

Kawasan Wisata Alam Colo       

Di kawasan objek wisata Colo, wisatawan dapat menikmati panorama alam pegunungan yang indah dengan udara yang bersih dan sejuk. Selain itu, di kawasan objek wisata ini juga terdapat beberapa tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, antara lain yang pertama Makam Sunan Muria, Makam Sunan Muria menyatu dengan Masjid Sunan Muria yang terletak di salah satu puncak Gunung Muria. Yang kedua adalah Air Terjun Monthel, sepanjang perjalanan menuju air terjun ini wisatawan akan dihibur oleh alunan irama musik alam dari bunyi gemericik air terjun yang jatuh di bebatuan yang diselingi kicauan burung-burung dan bunyi-bunyian satwa liar khas pegunungan. Yang ketiga yaitu Wisata Alam Rejenu, Di kawasan Eko Wisata Rejenu, wisatawan dapat menyaksikan dan mengamati berbagai jenis tumbuhan pegunungan. Yang terakhir adalah Bumi Perkemahan dan Wana Wisata Kajar, dengan ketinggian mencapai 600 m dpl, kawasan Kajar merupakan lokasi yang cocok untuk kegiatan perkemahan dan jelajah medan/lintas alam.  

Gua Jatijajar       

Gua Jatijajar merupakan salah satu objek primadona di Kabupaten Kebumen. Gua Jatijajar menawarkan panorama keindahan gua yang memanjang dari Utara ke Selatan hingga menjorok ke Laut Selatan membentuk tanjung. Di dalam Gua Jatijajar banyak terdapat Stalagmit dan juga Pilar atau Tiang Kapur, yaitu pertemuan antara Stalagtit dengan Stalagmit. Kesemuanya ini terbentuk dari endapan tetesan air hujan yang sudah bereaksi dengan batu-batu kapur yang ditembusnya. Batu-batuan yang ada di Gua Jatijajar merupakan batuan yang sudah tua sekali. Karena umur yang sudah tua sekali itu, maka di muka Gua Jatijajar dibangun sebuah patung Binatang Purba Dino Saurus sebagai simbol dari Objek Wisata Gua Jatijajar, dari mulut patung itu keluar air dari Sendang Kantil dan sendang Mawar, yang sepanjang tahun belum pernah kering. Sedangkan air yang keluar dari patung Dino Saurus tersebut dimanfaatkan oleh penduduk sekitar sebagai pengairan sawah desa Jatijajar dan sekitarnya

Batu Raden        

Batur Raden karena letaknya di lereng gunung menjadikan kawasan ini memiliki hawa yang sejuk dan cenderung sangat dingin terutama di malam hari. Objek wisata ini memiliki beragam pesona wisata, seperti Taman Botani, Curug Gede, Pancuran Pitu, Pancuran Telu, Wana Wisata, Telaga Sunyi, kolam renang dengan papan luncurnya yang berliku-liku, arena mainan anak, Taman Kaloka Widya Mandala, yang merupakan kebun binatang sekaligus sebagai wisata pendidikan. Di samping obJek wisata yang menarik kawasan Batu Raden ini juga diwarnai dengan fasilitas seni dan budaya seperti Grebeg Syura atau Sedekah Bumi, Kenthongan, merupakan kesenian musik khas Banyumas, Calung dan lengger, Pakaian adat Banyumas, Ebeg (kuda lumping), Pameran tanaman hias, seperti havana, daun dewa, dan palem paris, dan Sadranan.

Candi Borobudur       

Candi Borobudur sudah sangat terkenal di dunia karena pernah masuk  ke dalam tujuh keajaiban dunia. Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha. Candi Borobudur berbentuk punden berundak, yang terdiri dari enam tingkat berbentuk bujur sangkar, tiga tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Bagian kaki Borobudur melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau "nafsu rendah". Empat lantai dengan dinding berelief di atasnya oleh para ahli dinamakan Rupadhatu. Lantainya berbentuk persegi. Rupadhatu adalah dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk. Mulai lantai kelima hingga ketujuh dindingnya tidak berelief. Tingkatan ini dinamakan Arupadhatu (yang berarti tidak berupa atau tidak berwujud). Denah lantai berbentuk lingkaran. Tingkatan ini melambangkan alam atas, di mana manusia sudah bebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirwana.

Museum Purbakala Sangiran       

Sangiran merupakan situs terpenting untuk perkembangan berbagai bidang ilmu pengetahuan terutama untuk penelitian di bidang antropologi, arkeologi, biologi, paleoantropologi, geologi, dan tentu saja untuk bidang kepariwisataan. Kehadiran Sangiran merupakan contoh gambaran kehidupan manusia masa lampau karena situs ini merupakan situs fosil manusia purba paling lengkap di Jawa. Sangiran dilewati oleh sungai yang sangat indah, yaitu Kali Cemoro yang bermuara di Bengawan Solo. Daerah inilah yang mengalami erosi tanah sehingga lapisan tanah yang terbentuk tampak jelas berbeda antara lapisan tanah yang satu dengan lapisan tanah yang lain. Tak hanya itu, setiap lapisan juga menyimpan informasi mengenai kehidupan masa lampau yang terekam melalui jenis tanah, batuan, tumbuhan, fosil makhluk hidup, serta peralatan-peralatan yang digunakan. Bukan saja fosil-fosil makhluk hidup di darat, kawasan Sangiran juga menyimpan ribuan fosil-fosil makhluk hidup laut, karena kawasan ini pada jutaan tahun yang lalu merupakan hamparan dasar laut.