Saluran Televisi Khusus Pariwisata Indonesia

Bertambah lagi sumber informasi bagi traveler yang ingin mengenal lebih dalam keindahan dan pariwisata Indonesia. Adalah Indonesia Channel, saluran televisi kabel yang hadir dalam 2 bahasa yakni Indonesia dan Inggris.

Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Sumber daya alam yang melimpah ikut memperkaya pariwisata Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, darat dan lautan.

Indonesia semakin dilirik oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Tak ayal, informasi seputar pariwisata pun dibutuhkan oleh para traveler. Sekarang, bertambah lagi sumber informasi yang memperlihatkan keindahan Indonesia dan segala kekayaan wisatanya.

Namanya Indonesia Channel, saluran televisi kabel yang khusus menayangkan hal menarik tentang Nusantara. Saluran ini adalah hasil kerjasama antara DNA Production dengan TelkomVision dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Sebenarnya berawal dari rasa keprihatinan, betapa sedikitnya informasi seputar pariwisata di Indonesia. Padahal banyak fakta yang masyarakat tidak tahu, bukan hanya soal keindahan alam," tutur Direktur DNA Production sekaligus CEO Indonesia Channel, Rina Novita saat soft launching Indonesia Channel di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2013).

Rina mencontohkan, Indonesia adalah negara dengan spesies hiu terbanyak di dunia yang berjumlah 150 jenis. Butik ternama Gucci dan Christian Dior menggunakan kain asli Indonesia.

"Tiga jenis kopi andalan Starbucks di Amerika adalah kopi Sumatera, Jawa, dan Toraja. Hal-hal inilah yang membuat pariwisata Indonesia semakin kaya," tambahnya.

Peluncuran Indonesia Channel bertujuan untuk sosialisasi dan edukasi produk pariwisata juga industri kreatif. Meningkatkan kesadaran dan minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia, serta meningkatkan apresiasi terhadap produk-produk ekonomi kreatif Indonesia.

Indonesia Channel hadir dalam 2 bahasa yakni Indonesia dan Inggris. Program-program yang ditayangkan mulai dari budaya, kuliner, potensi pariwisata, kerajinan Indonesia, industri kreatif di bidang percetakan, pertunjukan asli Indonesia, dan lain-lain.

Beberapa contoh program di Indonesia Channel yaitu Indonesia Magazine (mengulas beragam informasi baru seputar pariwisata dan ekonomi kreatif), Indonesia Architect Fashion and Design (mengulas beragam keunikan arsitektur bangunan tradisional dan modern serta fesyen), juga Indonesia Nature (mengulas beragam keindahan dan kekayaan pulau-pulau di Indonesia).

"Kami sudah melakukan trial tayangan Indonesia Channel di TelkomVision mulai 4 April lalu, 8 jam tiap hari mulai pukul 12.00-18.00," tutur Presiden Direktur TelkomVision, Triana Mulyatsa.

Dengan adanya saluran Indonesia Channel, diharapkan masyarakat bisa lebih mengenal Indonesia dari sisi pariwisata dan industri kreatif. Para traveler juga diharapkan bisa mendapat beragam informasi seputar destinasi.

"Kami sangat mendukung adanya channel khusus pariwisata Indonesia. Warna brand-nya juga merah dan putih, Indonesia banget. Tadi katanya 8 jam tayang kan? Coba bisa 24 jam!" kata Wakil Menteri Parekraf, Sapta Nirwandar dalam kesempatan yang sama. ( sumber : detiktravel.com )