Bandara paling berbahaya di Dunia

Merasa terganggu dengan goncangan atau turbulensi selama berada di pesawat? Eits, tunggu dulu, jangan pikir turbulensi yang Anda rasakan adalah pengalaman terburuk dalam sebuah pendaratan. Konon, pendaratan paling menyeramkan datang dari bandara paling berbahaya di dunia yaitu Paro Airport.

Bandara mini ini terletak di antara komplek pegunungan Himalaya. Posisinya 1.700 mdpl, dan dikelilingi oleh puncak-puncak gunung es setinggi 6.000 mdpl Begitu terpencilnya bandara ini, hingga hanya 8 pilot dari seluruh dunia yang boleh mendaratkan pesawatnya!

Dilansir dari dailymail.co.uk yang dikunjungi detikTravel, Rabu (22/2/2012), sampai Juni 2011 lalu hanya maskapai penerbangan Druk Air yang boleh mendarat di bandara ini. Landasannya hanya sepanjang 1 kilometer, salah satu yang terpendek di dunia.

Ketika pesawat mulai memasuki area ini, angin kencang langsung berhembus dan spontan menyebabkan turbulensi. Para penumpang yang pernah mengalami pendaratan di Paro Airport mendeskripsikan pendaratannya sebagai 'mengerikan'. Walau begitu, sekitar 30 ribu turis tiap tahun mengunjungi Bhutan lewat bandara ini.

Pendaratan hanya boleh dilakukan siang hari, setelah menerima berita kondisi badan meteorologi setempat. Namun, insting sang pilot menjadi hal yang paling diprioritaskan. Pilot harus menganalisa sendiri kondisi dan situasi area bandara, lalu memutuskan apakah pesawatnya akan mendarat. Bayangkan, hidup dan mati Anda di tangan pilotnya!